Hama dan Penyakit Tanaman Kopi di Indonesia

filosofikopi.com - Banyak sekali hama dan penyakit tanaman kopi banyak juga cara pencegahannya. namun, jika tidak segera di tangani penyebaran hama penyakit akan menimbulkan pohon rusak dan berujung gagal panen. Apbila mengetahui gejala penyakit tanaman kopi, segera memberi obat sesuai aturan.

Bagaimana cara pencegahan hama dan penyakit tanaman kopi?

A. Hama
Hama umum yang menyerang tanaman kopi di Indonesia adalah:
1. Hama tanaman kopi yang merusak tanaman kopi, Root Worm. Serangan akar cacing akar tanaman kopi:
A. Tylenchus Sinensis dan Tylenchus coffea;
b. Heterodera Marioni.

2. Hama yang merusak batang dan cabang kopi,
A. Larva hama adalah penggerek batang, ke tempat larva menjadi kepompong. Cara membasmi hama ini adalah memotong dan kemudian mengisi pohon yang telah diserang.
b. Xylosamdrus Morstati atau Xylobarus Morstati. Hama ini menggerogoti tangkai induk berukuran + 1.80mm;
c. Phassus Damar, adalah cacing ulat dalam perselisihan;
d. Xylosamdrus Morigerus atau Xylobarus Morigerus.

3. Hama lainnya yang merusak tanaman kopi,
A. Kutu, Kutu tanaman kopi
b. Serbuk bubuk kopi bubuk, yaitu Stephanoderis Hampei




B. Penyakit
Penyakit yang sering menyerang tanaman kopi di Indonesia sangat penting adalah sebagai berikut:
1. Penyakit yang menyerang akar
Tanda pada umumnya, pertumbuhan daunnya tidak segar. Kayu dan arahnya seperti. Warna dari hijau berubah menjadi kuning dan kemudian coklat dan kemudian jatuh.
A. Fomes Noxius Carner atau Chocolate Bone Fungus.
Jenis jamur ini selain umumnya menyerang akar kopi dan tanaman lainnya, seperti karet. Selain itu, senjata api dan pohon pembantu lainnya. Caranya adalah memancarkan kontak akar asam ke akar sehat yang tumbuh berdampingan satu sama lain.

b. Jamur akar hitam
Dari kelompok ini kita akan tahu 2 jenis jamur, pertama adalah Rosellinia Bunodes dan yang kedua adalah jamur Rosellinia Arcuata.
Jamur pertama ada tanda-tanda pohon mati secara tiba-tiba. Di batang dekat leher akar ada benang jamur hitam. Thread ini pada level selanjutnya akan menjadi anyaman. Saat itu kulit kayu sudah mati.

Jenis jamur kedua memiliki bentuk dan keadaan seperti Rosellinia Bunodes dan begitu pula tandanya. Mysellium antara kulit kayu dan bentuk binatang dengan warna putih.

c. Penyakit busuk dari kulit akar.
Menyerang akar berkuda dan sebagian besar. Penyakit ini menyerang tanaman muda. Carilah infeksi mayor melalui luka mendadak, sabit atau alat lain dan waktu untuk bekerja di lapangan atau bahkan saat merumput.

Penyakit yang menyerang akar ini umumnya bisa diberantas dengan cara pepohonan diserang oleh pembongkaran yang dibongkar. Semua tunggul dan akar tanaman tua di sekitar pohon kopi juga dibongkar dan dibakar juga.

2. Penyakit yang menyerang batang, cabang dan ranting
A. Penyakit Jamur Upas (Salmonikolor Contaminant)
- Penyakit ini menyerang pohon kopi
- Batang yang diserang oleh banyak selaput merah muda, kemudian menjadi putih (spora collection). Pada saat ini kulit menjadi mati. Jamur Benag-benag kemudian bisa menyebar ke tangkai daun, bunga mekar, bunga dan buah kopi.
Cara membasmi penyakit jamur upas adalh dengan cara memotong dan mencicipi bagian tanaman kopi yang diserang jamur.

b. Penyakit mati atau Top Sterfte
Penyakit ini disebabkan oleh jamur Rhizoctonia, serangan pada kebun kopi muda, dan belum dipangkas. Tanda-tanda tanaman kopi yang terkena penyakit ini adalah:
- Pertumbuhan percabangan asimetris, diikuti oleh kematian bertahap ujung batang dari ujung pohon.
- Daunnya berada di cabang pendek dengan warna gelap, kekuningan dan kemudian gugur.

Penyakit ini ada antara tinggi 200 meter dan di taman teduh kurang tebal.
Cara membasmi penyakit ini adalah dengan memangkas dan mencintai cabang yang sakit, dan dilakukan pada gilirannya lagi oleh pasukan khusus.

3. Penyakit daun
A. Hemileia Vastatrix
Menyerang kopi Arabika paling banyak di dataran rendah. Serangan pada pisau daun bawah. Tanda-tanda ada bercak warna kuning, lalu berubah menjadi kuning tua. Akhirnya menjadi Cokelat dan hitam, maka daun ini jatuh dengan sendirinya. Pemberantasan penyakit ini dilakukan saat tanaman masih di pembibitan, yaitu dengan disemprot dengan B.B pada daun bawah.

b. Cercospora Coffeicola
Tanda-tanda serangannya sama dengan Hemileia Vastatrix, satu-satunya perbedaan adalah bintik-bintik itu bulat dan jelas. Cara membasmi penyakit ini sama seperti bagaimana mengantsan penyakit Hemileia Vastatrix, yang disemprot dengan B.B pada daun bawah,


c. Penjahit hangus
Tanda-tandanya adalah versi atas daunnya adalah selaput hitam (berasal dari bekas limbah nutrisi cair pada tanaman muda). Membran hitam ini sebagai media jamur yang sangat baik, seperti asimilasi daun dan peredam panas sehingga daunnya mati.

4. Penyakit pada bunga dan buah kopi
A. Penyakit Cephaleuros Coffea, serang buah kopi
b. Star Flower Disease, serangan bunga pada spesies Arabika di lahan basah.
c. Penyakit Buah Buah, untuk jenis penyakit ini yang mempengaruhi buah kopi, sangat berbahaya bagi kita sebagai penanam kopi. Karena akan baik-baik saja:
- Keguguran buah muda
Buah-buahan muda yang hancur akan jatuh, dan buah yang jatuh bisa mencapai 7-14 persen dari produksi

- Penurunan kualitas kopi, yaitu biji kopi berlubang, dan tingkat serangannya bisa mencapai 40-50 persen dari berat kopi. Sesuai dengan F.A.Q (Fir Average Quality of the Season), kualitas kopi hanya bisa menampung 2 persen bubuk kopi.

- Depresiasi kopi berat, karena akibat pukulan maka berat kopi akan menyusut. Tingkat depresiasi bisa mencapai 30-50 persen dari berat benih yang diserang.

Jika anda ingin memberi masukan, silahkan kunjungi FANSPAGE kami, jangan lupa like dan share.

Artikel Terkait