Kafein Dapat Mencegah Penyakit Kanker

Cara Mencegah Penyakit Kanker - Kopi, minuman panas favorit Amerika, mengandung lebih dari 300 bahan kimia dasar alami yang bertindak sebagai antioksidan kuat. Bahan kimia aktif dalam kopi paling bermanfaat bila dikonsumsi dalam waktu 20 menit setelah diseduh.

Setelah itu, kopi mulai mengoksidasi dan seperti yang kita semua tahu, kopi menjadi sedikit pahit dan asam. Ini tidak berarti bahwa Anda masih tidak akan mendapatkan "sentakan java" setelah 20 menit, tetapi ilmu pengetahuan telah menemukan bahwa kopi sebenarnya bisa baik untuk Anda segera setelah diseduh.

Berita baik lainnya adalah bahwa penelitian menunjukkan bahwa kafein, ketika dioleskan ke kulit, dapat mencegah terjadinya kanker kulit yang disebabkan oleh radiasi UV. Conney, Profesor Farmakologi di Universitas New Jersey, dan timnya melakukan uji klinis menggunakan lotion berkafein pada tikus. Mereka juga menggunakan bahan aktif lain, EGCG (epigallocatechin gallate), bahan kimia alami yang ditemukan dalam teh hijau.

Temuan penelitian ini menegaskan kembali efek menguntungkan dari kafein dalam mencegah kanker kulit, seperti yang ditunjukkan oleh eksperimen ilmiah lain mulai tahun 1970-an (Ilmuwan Zaidela dan Latarjet, 1973 dan 1978; Huang, et al, 1997; Lu, et al, 2002).


Pada saat itu, hipotesis yang diajukan adalah bahwa kafein memperlambat perbaikan DNA setelah kerusakan yang dihasilkan oleh iradiasi UV dan, dengan memperlambatnya, memungkinkan perbaikan menjadi lebih tepat, menghindari mutasi yang menyebabkan Cancer. Kafein juga telah ditemukan sebagai antioksidan yang efektif, membersihkan radikal OH, sehingga menghasilkan mekanisme lain untuk sifat antikankernya.

Para peneliti ini mengukur berapa banyak tumor yang dikembangkan tikus dalam uji klinis. Tikus yang diobati dengan lotion berkafein mengembangkan tumor non-kanker 44% lebih sedikit dan tumor kanker 72% lebih sedikit daripada tikus yang diberi pengobatan tidak aktif. Tikus yang menerima lotion yang diisi EGCG mengalami pengurangan tumor non-kanker dan kanker masing-masing sebesar 55% dan 65%.

Selain survei klinis ini, kopi telah digunakan selama berabad-abad untuk detoksifikasi dan destress. Orang Jepang berendam di tong besar berisi bubuk kopi, karena alasan ini. Lulur dan garam kopi telah menjadi kemarahan dalam beberapa tahun terakhir karena kemampuannya untuk mengelupas, menenangkan, menghilangkan bau busuk, dan menyembuhkan.

Ada penggemar kopi yang mengklaim bahwa menggosok bubuk kopi di kulit kepala akan menyembuhkan ketombe dan benar-benar dapat menumbuhkan kembali rambut (walaupun tidak ada data klinis yang dilaporkan membuktikan hal ini).

Apa yang kita ketahui dengan pasti, selain kemampuannya melindungi, adalah bahwa kafein alami dalam kopi akan mengurangi dan menyembuhkan jerawat, dengan terus menggunakannya akan memudarkan bintik-bintik penuaan dan mengurangi keriput pada kulit, dan menenangkan alergi kulit.

Temuan yang cukup mengesankan untuk kacang kecil yang tumbuh di pohon, tetapi alam memberi kita semua jenis manfaat botani. Kita hanya perlu belajar bagaimana menggunakannya dengan bijak!

Kami ingin mendengarkan masukan dan pengalaman dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share jika artikel ini sangat bermanfaat.

Artikel Terkait

Load comments