Kopi Kerinci Memiliki Cita Rasa Nusantara dan 5 Rasa Kopi Spesial Terbaik
Kerinci adalah daerah kopi yang relatif baru dan masih berkembang di Sumatra. Lembah Kerinci dikelilingi oleh Gunung Kerinci, Dataran Tinggi Kerinci, dan hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat.
Kopi Arabika Kerinci ini merupakan pemenang kontes kopi specialty karena kualitasnya yang tinggi. Kopi kerinci memiliki rasa fruity, aftertaste yang manis, aroma rempah-rempah, dan body yang tebal.
Kopi asal Kabupaten Kerinci, Jambi, meraih predikat nasional sebagai Kopi Terbaik se-Indonesia dalam Festival Kopi di Jakarta. Kopi Kerinci, Lima Rasa Arabica Dalam Satu Seruput, Jika dikonsumsi maka kopi kerinci ini akan hadir dengan rasa asam, sepat, pahit, manis dan juga lembut di mulut.
Penikmat kopi akan sangat senang dengan berbagai macam jenis kopi yang ada di indonesia karena Kopi Kerinci Yang Memiliki Cita Rasa Nusantara. Kopi Arabika Kerinci hanya dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700 hingga 1.200 meter dari permukaan laut (MDPL).
Gunung Kerinci merupakan gunung berapi dengan ketinggian 3.805 mdpl yang sekaligus merupakan gunung berapi tertinggi se Asia Tenggara. Gunung Kerinci terletak di Provinsi Jambi. Beberapa Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mendaki Gunung Kerinci.
Kopi Arabika Kerinci ini merupakan pemenang kontes kopi specialty karena kualitasnya yang tinggi. Kopi kerinci memiliki rasa fruity, aftertaste yang manis, aroma rempah-rempah, dan body yang tebal.
Kopi asal Kabupaten Kerinci, Jambi, meraih predikat nasional sebagai Kopi Terbaik se-Indonesia dalam Festival Kopi di Jakarta. Kopi Kerinci, Lima Rasa Arabica Dalam Satu Seruput, Jika dikonsumsi maka kopi kerinci ini akan hadir dengan rasa asam, sepat, pahit, manis dan juga lembut di mulut.
Penikmat kopi akan sangat senang dengan berbagai macam jenis kopi yang ada di indonesia karena Kopi Kerinci Yang Memiliki Cita Rasa Nusantara. Kopi Arabika Kerinci hanya dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700 hingga 1.200 meter dari permukaan laut (MDPL).
Gunung Kerinci merupakan gunung berapi dengan ketinggian 3.805 mdpl yang sekaligus merupakan gunung berapi tertinggi se Asia Tenggara. Gunung Kerinci terletak di Provinsi Jambi. Beberapa Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mendaki Gunung Kerinci.
Kopi Kerinci Memiliki Cita Rasa Nusantara
Hutan hujan, gunung berapi, pegunungan, lahan basah, dan sungai seluas 5.235 mil persegi adalah anugerah bagi pertanian di daerah tersebut, yang menjadi tempat bergantung 7 juta orang. Daerah ini juga merupakan situs Warisan Dunia UNESCO, dengan lebih banyak harimau daripada di seluruh Nepal, Vietnam, Kamboja, Laos, dan Cina digabungkan!
AgroTropic, yang didirikan oleh pakar konservasi Pak Suki Anto, memiliki fasilitas Kopi Sungai Lintang di kaki Gunung Kerinici.
Kelompok ini telah bekerja dengan petani lokal sejak 2009 dan menyediakan mereka dengan bibit mereka mendistribusikan 50.000 hingga 38 petani pada awalnya dan dua tahun kemudian mendistribusikan hampir 180.000 bibit kepada hampir 800 petani lokal, yang melakukan tumpangsari kopi dengan kayu manis, teh, kentang dan sayuran.
Ahli agronomi agroTropik juga bekerja dengan para petani tentang penanaman, pemangkasan, pemanenan dan teknik pengomposan, serta pada “penanaman lorong,” yang mendorong penanaman pohon kopi dengan lebar dua lengan yang terpisah, untuk memungkinkan cahaya dan udara. Mereka juga mengunjungi petani setidaknya sebulan sekali, untuk check-in dan membantu mereka menjaga standar tinggi.
AgroTropic juga memiliki praktik yang tidak biasa yaitu membayar satu flat, tarif tinggi untuk ceri, versus premium untuk kualitas. Sementara kualitas dihargai, tarif tunggal dimaksudkan untuk menetapkan standar tinggi dan menciptakan stabilitas bagi keluarga petani.
Pengolahan Kopi Kerinci
Ketika ceri matang tiba di fasilitas Sungai Lintang, para kru mulai membersihkan dan membuat bubur kertas dan memasukkan perkamen basah yang basah ke dalam tangki fermentasi air selama minimal 12 jam. Perkamen kemudian dicuci dan dijemur di teras, juga di rumah kaca yang dikontrol suhu dan kelembaban dengan bedengan.
Setelah itu, biji disortir pertama dengan pemisah gravitasi mekanik dan kemudian kedua kalinya dengan tangan.
AgroTropic memiliki staf reguler yang terdiri dari 28 anggota tim, dua tangki fermentasi yang mampu memproses 20 metrik ton Arabika, dan selama musim panen mendukung ratusan pekerja musiman. Ini juga membanggakan gedung-gedung yang dipenuhi jendela, tempat penyortiran berlangsung.
Ini adalah lingkungan kerja yang indah untuk 80 penyortir, dan yang sangat bersih - mereka bahkan tidak mengizinkan sepatu di ruang penyortiran tangan.
AgroTropic juga bangga dengan database kemitraannya, yang mencatat rincian tentang setiap petani dan kopinya. Sistem ini memungkinkan AgroTropic untuk memantau semua pembayaran yang dilakukan kepada petani, untuk menjalankan program kredit dengan mitra wanita mereka dan untuk melacak setiap biji kembali ke pertanian di mana ia ditanam. Di masa depan, AgroTropic berencana untuk meresmikan serikat kreditnya dan menjadi koperasi yang sehat.
Kami ingin mendengarkan masukan dan pengalaman dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share jika artikel ini sangat bermanfaat.