Manfaat Kafein Menyembuhkan 20 Penyakit Kronis, Apa Saja?

Manfaat kafein - Kafein adalah bahan kimia yang ditemukan dalam kopi, teh, cola, guarana, mate, dan produk lainnya. Kafein paling umum digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan mental, tetapi memiliki banyak kegunaan lain.

Kafein digunakan melalui mulut atau dubur dalam kombinasi dengan obat penghilang rasa sakit (seperti aspirin dan asetaminofen) dan bahan kimia yang disebut ergotamine untuk mengobati sakit kepala migrain. Ini juga digunakan dengan obat penghilang rasa sakit untuk sakit kepala sederhana dan mencegah dan mengobati sakit kepala setelah anestesi epidural.

Manfaat Kafein Menyembuhkan 20 Penyakit Kronis, Apa Saja?

Kafein Sebagai Obat
Beberapa orang menggunakan kafein untuk penyembuhan penyakit asma, penyakit kandung empedu, attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD), gangguan obsesif-kompulsif (OCD), kadar oksigen yang rendah dalam darah karena berolahraga, penyakit Parkinson, ingatan, kram, sirosis hati, hepatitis C, stroke, pemulihan setelah operasi, mengurangi nyeri, nyeri otot akibat olahraga, gangguan mental terkait usia, masalah pernapasan dan paru-paru pada bayi baru lahir, dan tekanan darah rendah. Kafein juga digunakan untuk menurunkan berat badan dan diabetes tipe 2. Dosis yang sangat tinggi, seringkali kombinasi bersama efedrin, untuk alternatif stimulan ilegal.

Kafein adalah stimulan yang paling umum digunakan di kalangan atlet. Mengonsumsi kafein, dalam batas tertentu, diizinkan oleh National Collegiate Athletic Association (NCAA). Konsentrasi urin lebih dari 15 mcg / mL dilarang. Diperlukan kebanyakan orang sekitar 8 cangkir kopi yang menyediakan 100 mg / cangkir untuk mencapai konsentrasi urin ini.


Beberapa produk kafein dijual dalam bentuk yang sangat terkonsentrasi atau murni. Produk-produk ini merupakan masalah kesehatan. Orang dapat dengan mudah menggunakan produk ini dalam dosis yang terlalu tinggi secara tidak sengaja. Ini bisa berujung pada kematian. Pada 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menganggap bahwa produk-produk ini melanggar hukum untuk dijual kepada konsumen dalam jumlah besar.

Krim kafein diterapkan pada kulit untuk mengurangi kemerahan dan gatal pada dermatitis.

Penyedia layanan kesehatan terkadang memberikan kafein intravena (dengan IV) untuk sakit kepala setelah anestesi epidural, masalah pernapasan pada bayi baru lahir, dan untuk meningkatkan aliran urin.

Dalam makanan, kafein digunakan sebagai bahan dalam minuman bersoda, minuman berenergi, dan minuman lainnya.

Orang terkena gangguan suara seperti penyanyi dan profesi suara lainnya disarankan untuk tidak mengkonsumsi kafein. Namun, hingga saat ini, rekomendasi ini hanya didasarkan pada kabar angin. Sekarang penelitian yang sedang berkembang tampaknya mengindikasikan bahwa kafein sebenarnya dapat merusak kualitas suara. Tetapi studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan awal ini.

Bagaimana cara kerja kafein?
Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat (SSP), jantung, otot, dan pusat-pusat yang mengontrol tekanan darah. Kafein dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi mungkin tidak memiliki efek ini pada orang yang menggunakannya sepanjang waktu.

Kafein juga dapat bertindak seperti "pil air" yang meningkatkan aliran urin. Tetapi sekali lagi, itu mungkin tidak memiliki efek ini pada orang yang menggunakan kafein secara teratur. Juga, minum kafein selama olahraga sedang tidak mungkin menyebabkan dehidrasi.

Lalu, Apa bahaya kafein bagi tubuh? Kunjungi halaman ini untuk mengetahui bahaya kafein bagi tubuh manusia.

Kami ingin mendengarkan masukan dan pengalaman dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share jika artikel filosofi kafein ini sangat bermanfaat.

Artikel Terkait