Harga Kopi di Tingkat Petani

Harga kopi di Tingkat Petani - Pemasaran kopi harus mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten setempat. Karena, sejauh ini, ada banyak petani kopi yang menjual kopi mereka ke tengkulak dalam sistem ijon. Akibatnya, harga kopi dibeli dengan harga yang sangat murah. Per kilogram untuk kopi hanya dihargai Rp. 29 ribu hingga Rp. 31 ribu.

Harga kopi di Tingkat Petani cenderung murah karena sebagian besar petani kopi lokal menjual kopi mereka dengan sistem ijon kepada perantara.

Dijelaskan, sistem ikatan adalah penjualan hasil tanaman dalam keadaan hijau atau masih belum dipetik dari pohon. Itu dilakukan oleh petani kopi selama bertahun-tahun karena sulitnya pemasaran. Jadi mereka memberi uang kepada petani sebelum musim panen.

Harga jual sistem ikatan juga sangat murah jika dibandingkan dengan penjualan ke pasar. Para tengkulak atau pengijon biasanya hanya membeli dengan harga Rp. 29 ribu dan yang paling mahal adalah Rp. 31 ribu (jenis kopi ekselsa).

Untuk jenis ekselsa ini, kalaupun jenis kopi robusta (terbaik) lebih murah, biasanya Rp. 24 hingga Rp. 25 ribu.

Berbeda dengan penjualan di tingkat pasar. Petani bisa menjual dengan harga Rp. 50rb - 60 ribu untuk jenis pemisah. Untuk jenis Robusta, harganya Rp. 40 ribu. Kalau di pasar itu lebih mahal.

Meskipun kualitas kopi diakui secara nasional. Secara khusus, terpisah dari banyak pameran atau festival kopi di beberapa daerah. Kesulitan mengelola petani, karena mereka juga butuh uang terlebih dahulu. Jadi tidak bisa disalahkan pada tengkulak. Tapi harus ada kesadaran dari petani sendiri.

Peran asosiasi kopi sangat dibutuhkan, ada ratusan petani dan penjual kopi. Tetapi hanya lusinan orang yang bergabung dengan asosiasi petani kopi. Pemerintah seharusnya merangkul mereka, memberikan pendidikan, dan berharap mereka dapat mengolah dan menjual produk kopi mereka sendiri. Sehingga harga jual kopi bisa dinaikkan secara maksimal.

Harga kopi di Tingkat Petani

Sekarang mulai mencari data tentang berapa banyak petani yang telah menumpuk, berapa banyak lahan dan berapa banyak panen komoditas kopi dalam setahun. Sebab, ada ribuan ton kopi yang diproduksi oleh tengkulak dengan harga murah. 

Ini masih pekerjaan rumah pemerintah, namun secara perlahan pemerintah mendidik mereka dan  diundang untuk bergabung dengan asosiasi petani kopi.

Kami filosofi ingin mendengarkan masukan harga kopi lokal dan pengalaman menjual kopi dari anda, silahkan isi kolom komentar, jangan lupa share artikel ini agar bermanfaat.

Artikel Terkait