Skip to main content

Persarian / Penyerbukan dan Pembuahan Kopi

Penyerbukan atau persarian (pollinatio) dan pembuahan (fertilisatio) Kopi - Secara alami, bunga mangga muncul sekitar satu bulan setelah hujan berakhir dan butuh sekitar empat bulan untuk buah dipanen. Selama periode pembentukan dan pengembangan, intensitas kerontokan bisa mencapai 99%.

Ini terkait dengan tekanan berbagai faktor termasuk :
  1. Kurangnya nutrisi dan hormon tanaman (auksin dan gliberin) ketika tanaman memasuki periode reproduksi, menyebabkan hilangnya buah yang tinggi yang disebabkan oleh persaingan nutrisi dan hormon tanaman.
  2. Kegagalan pemupukan dan pemupukan sehingga buah tidak menghasilkan biji yang merupakan pemasok glisin yang sangat berguna untuk pengembangan buah. Dengan kegagalan pembentukan benih, itu menyebabkan buah jatuh.
  3. Kurangnya ketersediaan air selama pengembangan buah, sehingga memacu pembentukan lapisan abses di pangkal tangkai buah. Dalam kondisi seperti ini, kondisi buah sangat lemah sehingga hanya dengan sedikit tekanan, buah akan mudah rontok.
  4. Kondisi lahan yang tidak subur sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman selama masa pengembangan buah
  5. Kondisi iklim yang tidak menguntungkan seperti terlalu banyak curah hujan dan angin kencang.
  6. Kehadiran hama dan penyakit terutama yang menyerang buah seperti lalat buah (Dacus sp) dan penggerek (Norda albizonalis) dan Antraknose dan Diplodia. Hama dan penyakit juga dipengaruhi oleh kondisi iklim saat itu.
Tanaman kopi mulai membentuk bunga promordia di akhir musim hujan dan berakhir di tengah musim kemarau. Dalam pembentukan bunga primordial sekitar 2-3 bulan, perkembangan berhenti (dorman) atau dikenal sebagai "tahap lilin" setelah kuncup bunga membentuk panjang 8-12 mm.


Tahap lilin dapat dipecah oleh minimal 3-4 mm hujan. Bunga kemudian tumbuh kembali setelah ada rangsangan air hujan dan akhirnya terbuka / mekar. Jika selama tahap lilin tanaman mengalami kekeringan, kuncup bunga akan menjadi merah atau kering sebelum mekar. 

Bunga berwarna ros masih bisa mekar setelah terkena hujan, tetapi praktis tidak ada pemupukan.

Kami filosofi ingin mendengarkan masukan tentang Penyerbukan Kopi dan pembuahan kopi dari anda. Silahkan kirim informasi ke kontak kami, dan jangan lupa share artikel ini agar bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar