Proses Pengolahan Biji Kopi Arabika Menjadi Lebih Nikmat

Proses Pengolahan Biji Kopi Arabika - Banyak dari kita sudah tahu bahwa kopi adalah jenis minuman yang berasal dari pengolahan biji kopi yang telah dipanggang dan ditumbuk menjadi bubuk kopi.

Minuman ini terkenal dengan khasiatnya dalam menahan kantuk, terutama bagi kita yang suka begadang, selain itu kopi juga memiliki efek lain yang baik atau buruk bagi kesehatan.

Jenis kopi yang paling banyak digunakan adalah jenis Arabica dan Robusta, masing-masing biji kopi memiliki rasa sendiri dari daerah asalnya masing-masing.

Proses Pengolahan Biji Kopi Arabika Menjadi Lebih Nikmat

Nah, kopi Arabika ini adalah jenis yang paling umum digunakan, hampir semua produk olahan Kopu menggunakan biji kopi Arabika karena rasanya yang sangat enak dan tidak terlalu pahit. Anda juga perlu tahu, kopi Arabika hanya bisa tumbuh di negara tropis dan sub tropis di ketinggian 600m hingga 2000m di atas permukaan laut dengan suhu rata-rata berkisar antara 18 ° C-26 ° C.

Tidak hanya itu, ada juga jenis lain kopi, kopi robusta. Kopi Robusta adalah jenis kopi kedua yang populer di masyarakat, tidak semua orang dapat menikmati kopi Robusta dimana kopi ini memiliki rasa yang lebih pahit dan asam.

Selain itu kopi robusta lebih tahan terhadap hama dan penyakit tanaman lainnya. Ya bisa dibilang bahwa kopi robusta lebih mampu tumbuh di berbagai daerah dibandingkan Arabika, sehingga harga kopi robusta tidak semahal harga kopi arabika.

Kopi Arabika juga memiliki rasa yang lebih ringan dan kurang asam seperti Robusta. Dengan rasa yang lebih ringan ini, kopi Arabika lebih banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jadi, jika Anda suka kopi dengan rasa yang tidak terlalu berat, sebaiknya pilih teman kopi Arabika.

Kopi tidak hanya dikenal sebagai penghalang rasa kantuk, kopi juga memiliki kegunaan lain. Karena kopi mengandung kafein, maka kopi memiliki beberapa efek baik pada kesehatan dan efek buruk jika mengonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Jenis Pengolahan Kopi
Mungkin sebagian besar dari kita sudah tahu, ada banyak cara untuk mengolah minuman kopi, dari cara tradisional hingga cara yang lebih modern menggunakan teknologi. Pada hari-hari awal penemuan kopi untuk pertama kalinya, kopi dikonsumsi dengan makan bersama dengan lemak dan anggur hewani.

Sekarang, setelah kopi tiba di daratan Arab, pemrosesan kopi mulai berubah, pada waktu itu orang-orang Arab mengkonsumsinya dengan merebusnya terlebih dahulu dan kemudian meminumnya. Ada dua cara umum untuk menyajikan kopi, sebagai berikut:

1.) Kopi Buatan atau yang lebih kita kenal dengan kopi buatan adalah jenis pengolahan yang paling umum digunakan dalam pengolahan minuman kopi.

Cara membuat kopi yang diseduh sangat mudah dan semua orang bisa melakukannya, hanya dengan menuangkan bubuk kopi ke dalam gelas lalu menyeduhnya dengan air panas.

Sisi negatif dari pembuatan kopi yang diseduh adalah ampasnya, yang setelah kami olah tidak dapat langsung dikonsumsi dan harus menunggu sampai ampasnya jatuh. Tetapi kopi yang diseduh juga dapat disajikan dengan kaca presser yang berguna untuk menyaring bubuk kopi.

2.) Mungkin yang ini terdengar agak aneh, yaitu Penyeduhan Espresso. Metode ini adalah jenis pengolahan kopi menggunakan mesin tekanan tinggi yang mengekstrak kopi yang menghasilkan esensi kopi dan crema.

Jenis pengolahan ini sering kita jumpai ketika kita datang ke kafe atau kedai kopi tempat pemrosesan menggunakan mesin espresso. Espresso juga memiliki rasa dan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi yang diseduh dan tidak mengandung pulp.

Tidak semua orang bisa mengoperasikan dan mengolah kopi dengan mesin espresso, harus memiliki keahlian jika menginginkan teknik pengolahan ini. Orang yang dapat mengoperasikan mesin espresso disebut sebagai Barista, tidak hanya sebagai Barista yang juga menjadi deskripsi pekerjaan saat ini.

Mengolah Biji Kopi (Kulit Arabika) menjadi Kopi Arabika Bubuk

Pengupas Kulit Biji
Pemisahan ini bertujuan untuk memisahkan biji kopi kering dari kulit tanduk dan epidermis. Proses ini bisa kita lakukan secara manual atau agar hasil yang didapat lebih optimal bisa menggunakan mesin pengupas biji kopi.

Pilih Biji Yang Bagus
Tahap ini dilakukan dengan tujuan membersihkan kopi dari kopi berkulit tanduk dan juga dari kotoran seperti pasir, kerikil, atau kotoran lain yang masih menempel.

Penyangraian
Nah, kunci untuk mengolah kopi bubuk terletak pada proses pemanggangan. Pernyataan ini bertujuan untuk mendapatkan biji kopi yang berwarna coklat kehitaman. Proses pemanggangan ini bisa dilakukan dengan cara yang cukup sederhana, yaitu dengan menggunakan penggorengan dengan api sedang. Kemudian kopi didinginkan dan disebarkan di atas nampan dan dibiarkan sampai kopi benar-benar dingin.

Penggilingan pertama
Setelah biji kopi menjadi dingin, langkah selanjutnya adalah menggiling, proses penggilingan ini bertujuan untuk mendapatkan ampas kopi, bisa dilakukan dengan menggunakan mesin penggiling biji kopi.

Penggilingan kedua
Penggilingan kedua biji kopi ini dimaksudkan agar bubuk kopi yang dihasilkan bisa lebih halus. Penggilingan kedua dapat dilakukan dengan menggunakan mesin yang sama.

Memilah
Memilah kopi dilakukan untuk menyaring kopi bubuk yang telah digiling dengan mesin. Pengayakan dilakukan dengan menggunakan saringan manual yang terbuat dari plastik.

Untuk mendapatkan hasil pemrosesan yang optimal. Proses pengolahan kopi bubuk harus dilakukan secara berkelompok. Unit produksi diharapkan menjadi bagian integral dari kegiatan pemrosesan produk utamanya sehingga pasokan bahan baku terjamin.

Nah, caranya cukup praktis bukan? Demikianlah informasi singkat tentang Mengolah Biji Kopi (Kopi Tanduk) menjadi Bubuk Kopi Arabika. Semoga ini bisa menjadi referensi bagi Anda jika Anda ingin memproduksi kopi bubuk Arabika sendiri.

Kami filosofi kopi butuh masukan cara memproses biji kopi dan pengalaman proses biji kopi dari anda. Kirim informasi yang anda punya ke kontak kami, dan share artikel ini agar bermanfaat.

Artikel Terkait