Skip to main content

Filosofi Kopi

Filosofi Kopi - Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata filosofi kopi? Kata-kata Bijak? Film? atau karangan cerita Dee Lesteri? Dua kata ini merupakan gabungan antara rasa dan filosofi itu sendiri dari si peminum.

Filosofi Kopi
Kampung Kopi Bondowoso

Inilah yang Akan Membuat Kita Memahami arti makna Kehidupan, makna Filosofi kopi ini bisa kamu jadikan motivasi dalam menjalani hidup dan Setiap yang Punya Rasa Pasti Punya Nyawa.

Filosofi itu sendiri merupakan kerangka berpikir kritis untuk mencari sebuah solusi dari suatu permasalahan.

Seperti Kopi Pahit, berpikir positif terhadap minuman kopi yang di kenal rasa pahitnya namun dapat memberikan masukan terhadap kepada peminumnya.

Dalam kehidupan ini, kita tidak luput dengan kopi, ada rasa pahit, panas, dan manis. Didalam kehidupan juga ada susah, bingung, dan senang.

Walaupun banyak beranggapan pada kehidupan bahwa hitam itu mengerikan namun bagi kopi hitam itu ciri khas yang akan mendoktrin seseorang bahwa minuman berwarna hitam adalah kopi. Segelas Kopi Bisa Bikin Loe Mengerti Arti Hidup.


Kata-kata dari Filosofi kopi memberikan semangat kepada mereka yang lemah, mereka yang putus asa, dan mereka-mereka yang ingin berusaha bangkit melalui kata bijak dan kata mutiara tentang kopi selebihnya mereka sendiri yang berusaha bangkit.

Sebanyak apapun Quote filosofi kopi tidak akan berfungsi jika mereka tidak bangkit dan berusaha sendiri karena pemeran utamanya adalah diri kita sendiri.

Seperti halnya filosofi kopi dan cangkir, kopi dan cangkir tidak dapat di pisahkan walaupun minum kopi bisa menggunakan media lainnya. Kopi dan cangkir menjadi satu kesatuan yang tak dapat di pisahkan, tak akan nikmat minum kopi tanpa cangkir.

Filosofi Kopi

Sejarah filosofi kopi tidak ada yang tahu pasti, jangan menanyakan sejarah itu karena tidak ada yang bisa menjawab. Yang pasti filosofi kopi sudah ada sejak dulu, mari berpikir postif untuk menemukan solusi di dalam sebuah masalah melalui kata bijak filosofi kopi.

Dalam artikel tentang filosofi kopi ini, kita berharap dapat memberikan semangat power yang tinggi dan memberikan solusi, itulah arti sebenarnya dari filosofi kopi.

Filosofi Kopi di Indonesia

Di indonesia sendiri ada buku tentang filosofi kopi dan telah di filmkan beberapa tahun yang lalu dengan peran utamanya Dewi Lestari yang lebih akrab di panggil Dee.

Filosofi kopi adalah buku fiksi oleh Dewi Lestari yang akrab disapa Dee. Selain filosofi kopi, karya Dee yang lain adalah Supernova, Rectoverso, dan Paper Boat. Melalui buku Filosofi Kopi ini, Dee ingin menyajikan bagaimana perjuangan seseorang yang memiliki hobi kopi dan menafsirkan kopi dari sudut pandang kehidupan.

Filosofi Kopi di Indonesia
Peta Filosofi Kopi Indonesia


Buku ini dianugerahi sebagai karya sastra terbaik tahun 2006 oleh majalah Tempo. Pada tahun yang sama, filosofi kopi juga berhasil dinobatkan menjadi kategori fiksi Big 5 Equator Award.

Cerita utama dalam buku filosofi kopi bercerita tentang Ben dan Jody. Ben adalah barista handal dalam meramu kopi. Dengan Jody, dia mendirikan sebuah kedai kopi bernama The Coffee Philosophy Find Yourself Here.

Ben memberikan penjelasan singkat tentang filosofi kopi dari masing-masing teko kopi yang disajikannya di toko. Toko menjadi sangat ramai dan penuh pengunjung.

Suatu hari, seorang pria kaya menantang Ben untuk membuat teko kopi saat mabuk akan membuat kita menahan napas sehingga takjub, dan hanya bisa mengatakan: hidup itu sempurna, dan Ben berhasil membuatnya.

Teko kopi yang disebut Ben's Perfecto menjadi minuman terbaik untuk El (Julie Estelle) yang telah berkeliling Asia karena cintanya pada kopi dan mengatakan bahwa rasa kopi itu "cukup bagus" dibandingkan dengan kopi yang pernah ia rasakan di sebuah lokasi di Asia. Jawa Tengah.


Ben dan Jody penasaran untuk pergi langsung ke lokasi dan mereka menemukan secangkir kopi tiwus yang dilayani oleh pemilik sebuah toko reot di daerah tersebut. Ben dan Jody meminum kopi tanpa sepatah kata pun, dan hanya menelan ludah dan menerima secangkir kopi yang disajikan oleh pemilik warung.

Kopi memiliki cita rasa yang sempurna dan ada cerita menarik dan filosofi kopi. Ben yang merasa gagal kembali ke Jakarta dan putus asa.

Untuk mengetahui bagaimana cara menghibur temannya, Jody kembali ke pemilik toko di Jawa Tengah dan kembali dari sana, dia menyajikan segelas kopi Tiwus kepada Ben. Seiring dengan kopi, dia memberi sebuah kartu bertuliskan "Kopi yang kamu minum hari ini adalah:" Kopi Tiwus.

Meski tidak ada yang sempurna, hidup ini begitu indah. "Ben akhirnya menyadari bahwa dia telah menempuh jalan yang salah, dan Ben juga menyadari bahwa hidup itu tidak sempurna, jadi Ben mendapatkan kembali kesadaran dan melanjutkan perjuangan dan hobinya dalam filsafat kedok kopi.

Dan kini film filosofi kopi 2 akan segera tayang di bioskop, dengan larisnya kesuksesan penayangan filosofi kopi 1 maka filosofi kopi 2 akan lebih banyak di sukai penonton.

Sebelum nonton filosofi kopi 2 kamu wajib menonton filosofi kopi 1 full movie agar menarik. Lalu apakah ada filosofi kopi 3?

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Filosofi_Kopi

Filosofi Kopi Inggris

Di Inggris juga ada buku tentang filosi kopi di tulis oleh Brian William. Buku yang berjudul "the philosophy of Coffee" ini terjual laris di Inggris, mau tahu apa isinya?

Pada 95 halaman, Brian Williams 'The Philosophy of Coffee, seperti yang dia tunjukkan di awal, bukanlah sejarah yang pasti atau panduan untuk minum kopi. Apa itu pengantar yang sempurna untuk subjek ini.

Selama lebih dari 5 tahun sekarang, Brian Williams telah menulis tentang kopi di blognya, Brian’s Coffee Spot, membangun dan menanamkan pengetahuan tentang kopi, sejarahnya, produksi, pemanggangan, dan kedai kopi yang sangat sedikit.

Dipecah menjadi 21 bagian, yang masing-masing hanya memiliki panjang beberapa halaman dan difokuskan pada bagian tertentu dari sejarah, pengembangan, budaya, dan perdagangan kopi, buku ini diilustrasikan dengan 20 gambar hitam dan putih dari koleksi Publisher, British Library.

Williams 'memiliki gaya ringan, positif, dan menarik yang membuat buku menjadi menyenangkan dan mudah dibaca, kamu akan memulainya dan hal berikutnya yang kamu tahu akan kamu selesaikan.

Buku ini mengungkap sejarah yang menarik tentang pasang surut dan aliran kopi di Inggris dan secara global ke titik di mana sekarang ini adalah salah satu komoditas yang paling diperdagangkan dan diminum lebih banyak daripada minuman lainnya.

Dibandingkan dengan orang-orang seperti minuman, kopi adalah pendatang baru komparatif untuk adegan minuman (5000 tahun ayat 2000 tahun).

Penemuannya masih diperdebatkan meskipun secara umum disepakati bahwa itu pertama kali ditemukan di Ethiopia.

Williams menguraikan pentingnya Islam dalam pertumbuhannya - kedai kopi tumbuh di seluruh dunia Islam sebagian karena larangan alkohol.

Perusahaan Hindia Timur Belanda, Kerajaan Inggris dan Kerajaan Perancis menjelaskan luasnya tempat-tempat di mana kopi tumbuh.

Awalnya terkonsentrasi di Yaman, ia pindah ke wilayah kekaisaran, dan sekarang Brasil adalah penumbuh terbesar di dunia sementara Yaman tumbuh tidak ada.

Budaya kopi dan dampak yang terkait pada politik dan bisnis secara rapi diuraikan, terutama naik turunnya kedai kopi di London baik yang asli London Georgia dan bar espresso Soho pada 1960-an, dan kebangkitan berikutnya dari Amerika dan Antipodean gaya rumah kopi.

Meskipun Filsafat Kopi telah mencerahkan rincian perdagangan kopi global, produksi kopi hari ini dan ancaman yang dihadapinya mayoritas kopi masih berasal dari strain yang tumbuh di Yaman ratusan tahun yang lalu, dan kopi berkarat dapat memusnahkan seluruh tanaman itu, membuat kopi dan pasokan masa depannya rentan terhadap kehancuran.

The Philosophy of Coffee memberi tahu kamu semua yang perlu kamu ketahui tentang kopi dan perkembangannya melalui sejarah jika kamu hanya ingin tahu, atau bagi mereka yang ingin tahu lebih banyak tentang itu adalah tempat yang sempurna untuk memulai, mengarahkan kamu ke karya-karya yang lebih rinci yang layak untuk dicoba.

Ini adalah bacaan yang luar biasa dan satu untuk setiap pecinta kopi, Kumpulan berita harian Filosofi kopi terbaru dan terlengkap.

Itulah sedikit cerita filosfi kopi di Indonesia dan Inggris, kami akan selalu update kisah filosofi kopi jika mendapatkan refrensi terbaru.

Cara Membuat Kopi

Banyak cara membuat kopi itu karena lidah setiap orang berbeda tentang rasa maka dari itu kedai kopi dan barista wajib tahu bermacam cara membuat kopi spesial, baik itu kopi biasa maupun selevel Espresso dan Capuccino.

Dibawah sedikit resep membuat kopi biasa yang nikmat atau biasa disebut kopi hitam :

Peralatan
  • Sendok Teh
  • Cangkir
  • Bubuk Kopi Asli tanpa campuran beras atau jagung
  • Air
  • Gula

Cara membuat kopi biasa
  • Masak air sampai mendidih
  • Masukkan 2 sendok teh bubuk kopi ke dalam cangkir (atau secukupnya)
  • Masukkan 1 sendok teh gula ke dalam cangkir (atau secukupnya)
  • Setelah air mendidih, matikan kompor biarkan 20 detik
  • Masukkan air ke dalam cangkir yang telah di isi bubuk kopi dan gula

Cara membuat Kopi
Secangkir Kopi Spesial by pixabay

Kata-Kata Filosofi Kopi Tentang Makna Kehidupan

Terkadang orang tidak mempan dengan ucapan orang lain karena dianggap kurang orang mengucapkan bukan tokoh atau orang penting maka dari itu dengan tulisan kalimat kata bijak dari filosofikopi.com berharap termotivasi membangkitkan semangat hidup dan mengerti makna kehidupan.
Hidup bak secangkir kopi, rasanya tergantung bagaimana kamu meraciknya.

Hangatnya kopi untuk hati yang terluka dan untuk hati yang mencintainya secara diam-diam tanpa mengungkapkannya

Hidup ini jadilah seperti kopi hitam, Walaupun ia kelihatan hitam dan rasanya pahit namun terasa manis apabila di minum. Itu lah kehidupan, walau perih untuk diteruskan tetapi nikmatilah ia di setiap masa  kerana di sebalik kesusahan pasti ada kesenangan menanti. 

Hidup kamu harus memiliki tujuan yang jelas, tidak seperti orang ngajak ngopi tapi pesennya es teh.

Kopi pahit di pagi hari ibarat kehidupan, kadang ada manisnya kadang ada pahitnya. 

Bikin kopi itu seperti bikin janji, jangan teralu manis. 

Bahkan secangkir kopi dapat membuatku bahagia walau hidup penuh dengan derita. 

Hanya mendengarkan alunan musik fungky membuat hari menjadi selalu happy.

Selamat pagi, tuan. Telah ku buatkan sarapan untukmu roti berlapis rindu. Dengan secangkit kopi dan sedikit kecupan manja dariku. Ku harap dengan begitu pagimu dan harimu menjadi lebih menyenangkan. Ah ia, aku mencintaimu, tuanku, Fufika 

Setelah ku seruput hangat kopi ini, aku menambah sendiri sedikit gula untuk kopi yang terlalu hambar. Seperti aku yang selalu saja menambah sedikit gula untuk seluruh kehidupan.

Kamu jangan kayak semut, mati dicangkir kopi demi mencicipi manisnya hidup didunia yang hanya sementara. 

Hidup itu seperti air hangat, gula dan kopi celup didalam gelas, harus berusaha dengan cara mengaduknya agar menjadi terasa Manis dan berwarna.

Jenis Kopi Indonesia

Ada dua jenis kopi yang paling banyak peminatnya dan dibudidayakan di Indonesia yaitu Arabika dan Robusta. Untuk jenis Liberika dan Exelsa jarang disukai bukan berarti tidak ada yang menanamnya, Liberika banyak ditemukan di kebun kopi Jambi.

Kenikmatan kopi arabika tidak perlu diragukan lagi. Bisa dibilang kopi jenis ini adalah yang paling banyak dikonsumsi oleh pembuat kopi di seluruh dunia. Ada beberapa fakta menarik tentang kopi Arabika, yaitu: Kopi Arabika cukup sulit tumbuh, rentan terhadap hama dan cuaca.

Kopi pada awalnya hanya ditanam di Ethiopia dan semenanjung Arab membutuhkan perawatan lebih, seperti kebutuhan untuk memangkas cabang atau batang yang tidak produktif dan secara teratur dipengaruhi oleh hama.

Di Indonesia, Arabica sendiri hanya dapat tumbuh di dataran yang memiliki ketinggian 6000-1000 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Sekarang Indonesia memiliki banyak kopi yang telah diakui untuk kesenangannya di kancah internasional. Sebut saja Aceh Gayo, Mandailing, Sidikalang, Toraja, Bajawa Flores dan banyak lagi, lebih dari 15 daerah penghasil kopi terkemuka di Indonesia.

Secangkir Biji Kopi by Pixabay

Tidak mengherankan, Arabika adalah kopi terbaik dari lima dataran tinggi dan dataran tinggi di Indonesia, misalnya: Wamena Arabica (Papua), Toraja Arabica (Sulawesi Selatan), Malabar Arabica (Jawa Barat), Gayo Arabica (Aceh), Flores Arabica (NTT) ).
  1. Kopi Wamena Papua
  2. Kopi Gayo Aceh
  3. Kopi Arabika Ijen Raung Bondowoso
  4. Kopi Lampung
  5. Kopi Toraja Sulawesi Selatan
  6. Kopi Malabar Jawa Barat
  7. Kopi Flores NTT

Dari 7 kopi dari berbagai daerah kopi diatas, mana yang kamu suka?

Tanaman kopi Robusta disebut coffee canephora or robusta coffee. Diperkirakan bahwa jenis ini sekitar 35% dari produksi kopi dunia.

Seperti Arabika, robusta berasal dari Afrika, dan lebih khusus lagi ke wilayah yang membentang dari Uganda ke Guinea.

Kopi ini mengambil namanya dari kekokohan tanaman. Memang, hal ini terutama tahan terhadap penyakit, serangga dan kondisi cuaca buruk.

Selain itu, kopi Robusta dapat ditanam pada ketinggian yang lebih rendah daripada Arabika (antara 0 dan 800m), dalam iklim panas (antara 24 dan 30 ° C) dan matahari penuh. Kacang Robusta jauh lebih bulat dari kacang Arabika yang memiliki bentuk yang lebih oval.

Secara keseluruhan, kopi Robusta jauh lebih mudah tumbuh daripada kopi Arabika.

Roasting Kopi

Kopi nikmat tidak lepas dari jasa tangan-tangan terampil yang menanam, roasting, dan mencampur. Ini adalah proses yang panjang untuk mencapai pecinta kopi seperti Anda, Coffee Lovers.

Nah, satu tahapan penting dalam pengolahan kopi adalah memanggang. Jika kata tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya kira-kira "sangrai kopi."

Roasting Kopi Light
Roasting Kopi Light by Pixabay

Tetapi ini bukan sekadar pemanggangan, karena proses ini memiliki level atau tipe yang berbeda. Uniknya, jenis-jenis pemanggangan ternyata memengaruhi karakter dan rasa kopi.

Light Roast

Suhu yang digunakan untuk tahap panggang cahaya berkisar 180-205 derajat Celcius. Hasil dari roaster ini adalah kopi berwarna coklat muda dengan kandungan asam tinggi.

Selain itu, tidak ada minyak dalam biji kopi karena proses panggangnya tidak terlalu lama, sehingga rasa asli kopi tetap terjaga. Metode pembuatan bir yang cocok untuk level ini adalah pour-over, impact, dan French-press.

Medium Roast

Dalam proses ini, biji kopi hijau dipanggang pada 210-210 derajat Celcius. Hasilnya, kadar kafein berkurang dengan biji kopi yang lebih gelap (cokelat tua) tetapi tidak berminyak.

Keseimbangan rasa, aroma, dan keasaman dipertahankan, yang membuat media panggang lebih banyak dilakukan daripada proses pemanggangan lainnya.

Metode pembuatan minuman yang sesuai adalah french-press, cara memasukkan kopi ke dalam French-press dan kemudian menuangkan air panas dan didiamkan selama 4 menit.

Medium Dark Roast

Proses ini kadang-kadang disamakan dengan dark roast, di mana rasa dan keasaman asli mulai menghilang dan tingkat kafein berkurang.

Hasilnya, biji kopi berwarna cokelat gelap dan kopi lebih berminyak. Suhu yang tepat untuk medium-dark adalah 225 derajat Celcius atau 437 derajat Fahrenhiet. Cocok untuk kopi espresso, baik diseduh dengan mesin mokapot dan espresso.

Dark Roast

Tidak jauh berbeda dengan biji medium dark roast. Yang paling membedakan adalah suhu yang digunakan lebih tinggi, yaitu 240-250 derajat Celcius. Hasilnya, kopi hitam sangat pahit dan telah kehilangan rasa aslinya.

Karena Medium dark roast dan panggang gelap mirip, metode pembuatan birnya juga hampir sama, yaitu metode espresso untuk membuat café-latte atau cappuccino.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar